Musik indie telah menjadi mainstream. Ia tidak lagi berada pada posisi marginal, terpinggirkan dan hanya dikenal oleh beberapa orang yang memang mempunyai “taste” yang berbeda dengan orang kebanyakan.
Dahulu, seingat saya, indie music selalu dikaitkan dengan prinsip kemandirian untuk berdiri di luar “kekuasaan” major label yang kerap dituduh memasung kreativitas pemusik. Keinginan untuk berdiri di luar mainstream ini menemukan tempatnya di beberapa komunitas yang mempunyai persamaan idealisme. Prinsip DIY (Do it Yourself) memang kencang dikumandangkan.
Bagi grup yang memulai di jalur indie, biasanya mereka manggung di pensi-pensi sekolah. Lalu setelah show ada juga pembagian CD atau kaset yang direkam sendiri di studio. Melalui jalur pertemanan, mereka kian sering dikenal dan tawaran manggung pun meningkat. Mulai ada komunitas fans yang dirangsang juga dengan merchandise yang seringkali dibuat sendiri oleh anggota band.
Semua berlangsung hingga satu titik dimana band-band itu ada yang menyebrang ke “major label”. Sukses, terkenal dan didukung oleh promotional team serta toko-toko yang meng-endorse penampilan mereka. Tapi ada juga yang tetap mempertahankan kemandirian mereka untuk tetap berkecimpung di dunia indie yang seringkali sudah tidak “underground” lagi.
Saat ini, menurut saya, indie music sudah memasuki kancah mainstream. Grup band seperti Mocca, the Brandals, Burgerkill, the Upstair, Whiteshoes, Goodnight Electric, dll telah menjadi terkenal dan telah diundang ke beberapa negara di luar Indonesia untuk perform. Keren sekali, memang.
Fenomena lakunya album-album Indie group yang dibidani oleh Aksara record, FFWD label dan larisnya resensi musik mereka di beragam media telah menjadikan mereka begitu terkenal sehingga predikat the next rising star menjadi layak untuk didapat. But….
Mungkin saya nostalgis, tapi kayaknya asik juga kalau indie music belum seperti sekarang. Tapi mungkin itulah logika industri nan kapitalis: menggurita, menggulung dan menyerap gerakan-gerakan yang dahulu menentangnya menjadi sesuatu yang menjadi bagian dari kapitalisme itu sendiri. Sebuah komoditas yang layak dan bernilai untuk dijual…
Link untuk beberapa grup indie (kebanyakan di MySpace) : Europen in the tropen, Rocket Rockers, Homogenic, The Bohays, Polyster Embassy.
Goodnight Electric, White Shoes juga ada…
(tulisan diambil dari www.bisma.wordpress.com)






: Audio
: Video Klip











