Adu Ponsep Bundling, Andalkan Harga dan Bonus Menarik
Di sektor GSM, tercatat bundling Huawei T201 dengan operator XL cukup menonjol karena ditunjang promosi intensif. Selain itu, Motorola W175, ZTE A36 dan Vitell V212 pun mengikat kerjasama serupa dengan Telkomsel meski promo tak terlalu jor-joran. Nah, kita bandingkan keempatnya.
Disain
Seperti kebanyakan ponsel low end lain, model candybar jadi andalan. Namun, rata-rata vendor sudah lebih serius menggarap disain. Masing-masing ponsel ini menyuguhkan ciri khas. Tak salah memang operator membundling layanannya dengan ponsel-ponsel ini.
Bahan cover depan Motorola W175 paling bagus, namun secara keseluruhan ZTE A36 memiliki material paling oke dibandingkan semua lawan tandingnya yang masih terlihat sentuhan ‘plastik’. Meski begitu, unsur kenyamanan tetap hadir pada keempat ponsel ini. Tapi, karena Huawei T201 dan Vitell V212 relatif mungil, terasa lebih cocok dalam genggaman kaum hawa.
Tampilan Layar
Dalam hal tingkat kecerahan layar, Motorola W175 paling pantas dijagokan. LCD ponsel ini tampil dengan perpaduan cahaya dan komposisi warna paling nyaman, juga lebih tajam dan jernih ketimbang tiga rivalnya. Posisi kedua diduduki Huawei T201.
Sementara, paling parah adalah ZTE A36 karena layar terlihat buram dan kerap dihiasi dengan bayang-bayang sehingga pengguna kerap terganggu. Meski telah dilakukan pengaturan, layarnya tetap terlihat
kurang tajam dan kurang terang.
User Interface
Karakter ponsel low end yang hanya berfokus pada kemudahan berkomunikasi membuat vendor tak terlalu serius dalam hal interface. Tengok saja, interface utama keempat ponsel ini pun relatif biasa saja. Fungsi interface-nya lebih pada kemudahan operasionalisasi ponsel.
Lambang menu W175 masih mengandalkan ciri khas Motorola pada umumnya dan cukup mudah digunakan. Begitu pula dengan Huawei T201 serta ZTE A36 yang menampilkan ikon atraktif dan dikemas dalam sentuhan variasi warna serta sedikit efek animasi. Beda lagi Vitell V212 yang hanya menyuguhkan ikon monoton dengan variasi warna minim.
Personalisasi
Masalah personalisasi, tampaknya Motorola W175 berada di level paling atas. Tampilan layarnya bisa diutak-atik sendiri mulai dari menu utama yang bisa disusun ulang dan tersedia dalam dua pilihan daftar (list) dan ikon. Tampilan pun bisa diperindah lewat wallpaper, screensaver, pengaturan tema hingga tingkat kecerahan layar.
Untuk nada dering, Vitell V212 paling diuntungkan karena sudah diberi kebebasan untuk memasangkan file MP3 sebagai ringtone. Sayang, tidak disediakan sarana untuk memasukkan file ini, jadi file MP3 hanya terbatas yang ada dalam sistem. Jadi tak bisa menambahkan file lagu lain ke ponsel. Ponsel lain hanya sanggup menjadikan file midi sebagai nada dering.
Messaging
Jalur SMS memang merupakan alternatif komunikasi yang paling dibutuhkan saat ini. Nah, Vitell V212 tercatat lebih di depan ketimbang para pesaingnya. Meski hanya mendukung SMS, namun format pesan panjang (long SMS) mencapai 459 karakter sudah didukung. Sementara yang lain hanya bisa mencapai 160 karakter setiap pengetikan SMS.
Fasilitas Hiburan
Pengguna ponsel murah memang tak terlalu mengharapkan sarana hiburan. Toh, pemakaian ponsel hanya untuk sarana komunikasi saja. Namun, ketersediaan sarana hiburan sebenarnya bisa jadi nilai tambah tersendiri untuk memikat konsumen. Meski jauh dari harapan, beberapa ponsel menyediakan fasilitas hiburan.
Vitell V212 menyuguhkan fungsi untuk memainkan file musik via fitur MP3 player yang terpajang pada menu utama. Bahkan, tersedia pula pemutar video meski performanya tak terlalu bisa diandalkan karena tampilannya bak slide show foto. Sayang, file MP3 hanya ada beberapa saja dan tak bisa ditambahkan.
Untungnya Vitell V212 menambahkan fitur radio FM yang sejatinya menjadi fitur hiburan paling handal pada ponsel ini. Apalagi jika melihat ketiga rivalnya yang tak mengusung fitur tersebut. Selain itu, Motorola W175, Huawei T201 dan ZTE A36 tak menyuguhkan fitur multimedia sedikit pun.
Memori
Vitell V212 dapat menampung hingga 800 kontak dan 100 SMS, Motorola W175 mampu menyimpan 500 kontak dan 600 SMS. Sementara Huawei T201 hanya bisa menyimpan 50 SMS dan untuk nomor hanya menampung 100 kontak.
Sementara ZTE A36 tak menyediakan status memori baik untuk SMS atau kontak.
Kesimpulan
Kisaran harga Rp 300 ribuan, sudah pasti mempengaruhi fitur dan kelengkapan konten ponsel. Namun, dari segi disain tampaknya jajaran ponsel ini masih bisa memberikan kepuasan tersendiri. Plus paket bundling yang ditawarkan membuat tak perlu repot membeli kartu perdana.
Nah, Anda yang membutuhkan ponsel murah lengkap dengan kartunya tak ada salahnya melirik empat ponsel ini. Ada Vitell V1212 dengan tambahan fitu radio FM, ada Motorola W175 dengan brand image yang cukup mapan. ZTE A36 dan Huawei T201 pun tak kalah menarik dari segi disain.
(dikutip dari tabloid PULSA)