Ketua DPD PKS Kabupaten Subang, Nurul Fathoni mengungkapkan, bahwa koalisi PKS dan PPP telah menyepakati calon bupati yang akan diusung yakni Bambang Heryanto yang akrab dengan sebutan Bento. “Masih hitung-hitungan, ada beberapa opsi untuk mendapatkan wakil bupati dan masih banyak kemungkinannya.”
Terkait wacana wakil bupati perempuan, koalisi partai PKS dan PPP mengaku tak mempersoalkan asalkan aspek moral jadi landasan. “Ada Alma Lucyana yang masih dalam kajian, namun tidak ada masalah untuk mengusung nama tersebut. Dan yang masuk dalam hitungan saat ini adalah mereka yang balihonya terpasang di pinggir jalan, semuanya kita verifikasi juga,”pungkas Fathoni. (*)
Juli 25, 2008 at 5:47 pm
Saya sangat mendukung dengan rencana PKS yang saya rasa sangat tepat dengan mencalonkan Bambang Heryanto sebagai calon Bupati Subang dalam Pilkada nanti di karenakan saat ini banyak bakal pasangan calon yang tidak qualified dan di calonkan oleh partai yang kurang dekat dengan masyarakat. Apalagi bila kita melihat calon dari independent yang terlihat hanya menjual popularitas masing-masing tanpa melihat kemampuannya…..
Juli 26, 2008 at 10:14 am
Alhamdulillah. Koalisi PKS-PPP hari ini sudah resmi mengusung pasangan cabup-cawabup Bambang Heryanto-Alma Lucyati utk Pilkada Subang Oktober mendatang. Saya optimis pasangan ini adalah solusi terbaik masyarakat Subang yang mampu memenangkan Pilkada, karena Bambang-Lusi adalah birokrat yang memiliki pengalaman manajerial, basis massa, popularitas dan intelektual yang mumpuni. ALLAHU AKBAR!!!
Juli 26, 2008 at 11:35 am
Segenap pengurus struktural, kader dan simpatisan PKS se-Pagaden Barat siap mendukung pasangan Bambang-Lusi untuk memenangkan Pilkada Subang. Pasangan Bambang-Lusi adalah alternatif terbaik rakyat Subang untuk mewujudkan Subang yang Kreatif, Dinamis dan Sejahtera.
Juli 26, 2008 at 11:45 am
Entah apa yang terlintas dalam benak para pemegang kebijakan PKS subang? menurut hemat saya, apa yang diputuskan PKS tidak sejalan dengan flatform Partai. Pertimbangan kedekatan emosional partai, komunikasi politik, dan tentu saja yang lebih penting, peran serta dan andil dalam membesarkan partai.
Calon yang sekarang diusung, sepanjang pengamatan saya, tidak mempunyai peran sedikitpun dalm membesarkan PKS Subang, baik dari sejarah pemenangan pemilu legislatif 2004 maupun pilgub 2008. malah justeru sebaliknya, pasangan sekarang bisa dianggap bersebrangan dengan PKS.
Apa mungkin, (ini sekedar asumsi saja) PKS Subang sama dengan parpol-parpol lain?
Juli 26, 2008 at 4:52 pm
“Cantik selendang puteri melayu, menata bunga diatas nampan
Kalau ingin Indonesia maju, pilih saja nomor DELAPAN”
Juli 26, 2008 at 5:33 pm
Yth, Bapak Alexander…
Saya menghargai pendapat anda, idealnya memang PKS mengusung Cabup dari internal partai. Menurut hemat anda, kira-kira siapa orang yang seharusnya diusung PKS dalam Pilkada Subang? Tentunya jawaban pertanyaan ini hanyalah opini semata, karena koalisi PKS-PPP telah final mengusung Bambang-Lusi sebagai Cabup dan Cawabup dalam Pilkada Subang Oktober mendatang.
Juli 27, 2008 at 5:11 am
Setuju! Cocok pisan Bambang Heryanto jadi Bupati Subang periode mendatang, terlepas dari partai mana yang mendukungnya. Tapi saya yakin “sesuatu kebijakan baik akan menghasilkan kinerja yang baik pula”, dan ini harus dijadikan ikatan (baca: beban) moral bagi yang bersangkutan, demi terwujudnya “…., Subang maju!” yang sekarang hanya slogan sang penguasa untuk menina-bobokan rakyatnya. Masih mau dibodohi?
Sukses buat PKS! Ayo “bangkit bersama membangun negeri, harapan itu masih ada”
Juli 28, 2008 at 2:45 pm
Niat hati pergi ke Bali, naik kereta ke Surabaya
Siapapun pemimpin negeri ,PK-Sejahtera tetap pilihan saya
Juli 28, 2008 at 2:50 pm
Kenapa bukan internal PKS? Dr. Encep Sugiana misalnya… Mang Yanto juga ok! Mengusung Bento???… Siap, laksanakan.
Juli 29, 2008 at 9:44 am
Mari Bangkit Memajukan Kabupaten Subang, Hilangkan Paradigma Subang = Sulit Berkembang Menjadi Subang Bangkit Bersama Pilihan PKS.
Selamat Berjuang!!!
Mari Kita Pilih Bupati Baru dengan Semangat Baru
ALLAHU AKBAR!!!
Juli 29, 2008 at 10:55 am
ALLAHU AKBAR!!!…
Ayo songsong perubahan bersama PKS, untuk Subang lebih berkembang
“Bangkitlah Negeriku, harapan itu masih ada”
Juli 29, 2008 at 11:17 am
Pak bambang sudah oke diusung jadi calon bupati dari PKS tinggal kalo kepilih nanti jangan lupa janji janjinnya.. bos, tapi kalo bisa calon wabupnya ya kaum adam saja soalnya biar lebih panjang lengkah gitu
Juli 29, 2008 at 11:25 am
Selamat pak Bambang… PNS pasti dukung langkah bapak bersama PKS.
Juli 30, 2008 at 1:21 am
Assalamualaikum
selama itu adalah keputusan jama’ah ane tsiqoh dech. dan selamat buat bambang smoga tetap istiqomah dan kembali ke mahadhin (akar dakwah itu dibagun). salam buat struktur DPD PKS Subang smoga dakwah kita snantiasa mendapat naungan inayahya.
wassalam
Agustus 1, 2008 at 2:53 am
Keputus yg tepat yg diambil koalisi PKS-PPP dengan mengusung bambang heryanto- alma lucyati (BAGUS) keduanya pekerja keras sehingga kami optimis subang akan lebih baik dan sejahtera, ALLAHU AKBAR…!
Agustus 2, 2008 at 1:49 am
ALLAHU AKBAR…….! KOALISI PKS-PPP sangat tepat mengusung birokrat yang masih memiliki HATI dan HARGADIRI yaitu BAMBANG HERYANTO dan ALMALUCYATI,
Agustus 6, 2008 at 2:48 pm
Assalamualaikum …
seorang kader PKS tak akan meminta dan menghamba pada jabatan tapi ketika Amanah itu sudah dilimpahkan kepadanya pantang bagi seorang kader untuk mengatakan “TIDAK” …! Maju terus pak Bambang… Secerca haarapan itu masih ada. tuk wujudkan Subang yang beriman, bersih dan bermartabat.
ana mendukung antum di jakarta.(Cholid Anwar Hidayat/Ma’had ‘Aly An-Nu’aimy) Tuk Ustadz Nurul Fatoni(DPD PKS Subang) dan Ustadz Fajri(Ikadi Subang). Salam Jihad
Allahu Akbar….
Allahu Akbar….
Allahuakbar……
Wassalam
Agustus 6, 2008 at 7:22 pm
Yth. Abu Farhat,
Saya tidak mengatakan harus dari internal partai! memang bambang-lucy sudah pinal. ana sebagai seorang simpatisan pks, dan selalu menjaliln komunikasi politik dengan PKS. ana ga mau takabur, pemilu 2004 dan pilgub jabar, TPS saya 95 persen memlih PKS dan kadernya. disini tidak perlu ana jelaskan di TPS mana, silahkan lihat data saja. kenapa seperti itu? karena kami yakin dengan plat form PKS sebagai partai dakwah. cuma masalahnya, dalam PIlbup, apa tidak pada tempatnya ana mempertanya kontribusi pak Bambang ke PKS selama ini? ga usah mengelak lah, hati akhi farhat pasti bilang iya kan!
saya mengajukan pertanyaan seperti itu, menurt ana ada yang “aneh”.
bukan apa2. ini muncul karena rasa cinta saya ke PKS. sepertinya kader-kader yg lain menerima tanpa reserve. padahal saya mendenga dan merasakan di tingkat grass root suaranya tidak seperti itu.
Ana juga tahu grand strategi pks tuk 2009.
Untuk Yth Cholied Anwar H, ana ingin tanya, yang dimaksud Kader tuh apa sih? apa sama dengan pengertian orang2 tentang sahabat, katanya “orang yang pernah melihat Nabi Muhammad bisa disebut sahabat” apa pengertian kader juga seperti itu? tolong beri pengertian?
Agustus 10, 2008 at 3:16 pm
permios… seueur harewos ka pribados, ti kawit anak kos, tukang bandros, padamel pos dugi ka tukang saos. nyarios pamingpin nu entos-entos teu kahartos, teu karaos, teu buktos. ukur dagang waos nalika nyalon nembe seueur basos… api-api bageur ngabagi kaossareng artos… hawatos tos sepuh mah kedah emut kana waktos… kedah ruamaos tos koropos, ka akherat butuh ongkos… wios ayeuna mah pa Bambang Heryanto siaap ngageuntos. Kumargi sakitu pak bambang Heryanto sareng bu Alma Lucyananu kudu di coblos. oke Boss… ?!
Oh iya, af1 ktinggalan…
sebagaimana yang ana fahami dan ana ketahui dimana ada alhaq pasti ada albathil dan dimana ada Jundullah tentunya ada jundussyaithan yang siap mengkanter kebenaran itu. Seorang kader dakwah itu seyogyanya seperti Assabuqunal awwalun (para Generasi sahabat) yang siap mengorbankan harta jiwa dan raganya(attaubah: 111). itu idealnya. tapi kita sadar bahwa mereka adalah generasi terbaik (shahabat, tabi’in, tab’in tabi’in) dan kita sebagai pengikut Nabi Saw sepatutnyalah melihat sejarah dan belajar mengikuti pola hidup mereka, yang mudah2an kita juga tergolong kedalam “Khoiru Ummah”. amin
Agustus 14, 2008 at 5:20 am
siapapun bupatinya tidak masalah, asalkan jangan pak eep, ripuh
Agustus 20, 2008 at 1:28 am
Asw,…
Slamat berjuang untuk bp bambang dan bu lucy…
Semoga Allah selalu merahmati qta..
tidak ada yang sia-sia dihadapan Allah
kemenang bukan lah tujuan akhir bagi qta
Tapi hanya merupakan sebuah wasilah dalam perjuangan
Jangan pernah menyerah karena harapan itu akan selalu ada..
Agustus 23, 2008 at 1:25 pm
Wilujeng
Ka pak bambang sareng ibu lusi anu parantos lolos seleksi cabup kab.subang.kade upami janten ulah ngisin-ngisin parte nu ngadukung,utamina masyarakat subang teh tos bosen di bobodo hatur nuhun! Mugi-mugi bapak ngartos kanu tulisan ieu! Hdp pks!!
Agustus 24, 2008 at 7:50 am
assalamualaikum baraya urang subang sadayana.
sebentar lagi bulan suci ramadhan akan tiba. mari kita rapatkan kembali hubungan kita dengan sang Khaliq. kanggo pa bambang sinareung bu lucy serta segenap kader dan simpatisan Hizbul ‘Adalah wa Rofahiyah(PKS) teu kenging he love. kekuasaan hanyalah wasilah dan tujuan kita adalh Allah Subhanahuwata’ala.
الله غايتنا
الرسول قدوتنا
القران دسترنا
الجهاد سبيلنا
الموت في سبيل الله اسما اماننا
Allah adalah tujuan kami
Rosulullah Tauladan kami
Al-Qur’an pedoman hidup kami
Jihad adalah jalan juang kami
Syahid di jalan Allah adalah cita-cita kami tertinggi
Agustus 24, 2008 at 2:46 pm
Konsekuensi Teriakan ALLAHU AKBAR kelakuan jangan sampai BAR-BAR ! (Utk yg nulis kata itu). ’slanker’
Agustus 31, 2008 at 10:09 am
assalamualaikum yaa akhy pes…
pertama syukron atas komentarnya semoga mejai bahan evauasi bagi ikhwah kita. tapi kata-kata antum itu melebihi kelakuan yang antum katakan dalam komentar antum itu. dan secara tidak langsung ada unsur istihza terhadap Allah subhanahu wata’ala. afwan sebelumnya, Agama antum apa? dan pernah sekolah/belajar ngaji dimana?
tak sepantasnya bagi seorang muslim mengatakan kata-kata yang kurang baik atau bahkan mencekal saudara muslim lainnya sementara sementara ia bermesraan dan bergandengan tangan dengan orang kafir, baik itu berupa fisik ataupun ideologinya.(lihat al-hujurat : 10)
ikhwaty rohimakumulloh
Ramadhan telah tiba, apakah hati kita sekeras batu. bahkan batu yang keras pun mampu memancarkan air karena takut kepada Allah subhanahu watala (lihat surat al-BAqoroh/.
September 1, 2008 at 1:01 pm
Betul sekali, Alexander@D’great
Demi alasan kode etik belum bisa saya sampaikan semua hasil penelitian dan informasi yang saya ketahui tentang masing-masing kandidat. Tapi kini di bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan mudah-mudahan kita terlindung dari fitnah.
Perlu saya sampaikan, bahwa proses seleksi pra kampanye yang sangat ketat dan sensitif ini (nanti saya jelaskan kemudian kenapa disebut sensitif) telah banyak memakan biaya dan korban. Walau tentunya bukan korban jiwa tapi korban perasaan tentunya.
Kang Alex,
sekarang saya sampaikan hasil penelitian saya walau masih belum bisa diklasifikasikan secara hukum, namun kami gali dari sumber yang lumayan akurat.
Data berikut ini hasil survey sebelum tgl 15 Agt 2008:
1. Eep dan Komir dipastikan tidak akan lebih 7,3 %
2. Imas dan Eka mendapatkan suara hingga 5,3 %
3. Ahmad Juanda & Nandang mendapat 14,4 %
4. B. Heryanto & A. Lucyati 14,8%
5. Primus & Agus Nurani 8,2%
6. Dadan S & Rusdi (setelah gantikan Haris M) 12,1%
7. Kusbini & Ernanto 6,7%
8. Diding K & Hasyim 5,6%
Karena data inilah terjadi perombakan pasangan secara drastis dan ekstrim.
1. Imas akhirnya menggandeng Primus karena berbagai alasan dan pertimbangan dari keduabelah pihak dan partai pendukungnya. Eka tersingkirkan sesuai dengan catatan rekord yang dimilikinyta kurang begitu mendukung baik di dalam tubuh internal partai PAN maupun Golkar. Pihak Imas sendiri sudah mengambil ancang-ancang untuk mendapuk Primus jauh sebelum memasangkan Eka. Dan kini karena situasi dan kondisi yang tak mungkinlah akhirnya mempertemukan Imas dan Primus.
Dan survey kami selama 2 minggu terakhir ini membuktikan bahwa perolehan suara mereka meroket menjadi 12,3% (lebih dari 100 persen dari hasil survey putaran pertama bagi Imas dan terjadi peningkatan 4 % bagi Primus dari pasangannya yang pertama).
2. Eep yang akhirnya tersandung dengan pasangannya Komir yang ternyata tidak lulus dengan tes kesehatannya (banyak versi kurang sedap menerpa pasangan wabup Komir ini yang berhubungan dengan tes kesehatannya yang tak bagus itu). Eep mencoba banting setir dengan Ojang Suhandi. Seperti layaknya pembalap mobil yang banting setir, namun tidak dapat dipastikan bahwa pilihannya ini bisa dikategorikan tindakan penyelamatan atau malau makin memperkeruh perolehan suara. Yang jelas hasil survey kami ini sementara waktu malah menunjukkan nilai yang relatif stagnan kalau tak mau dibilang menurun, yakni: 7,21 %
3. B. Heryanto dan Alma Lucyati pasangan dukungan PKS ini ternyata aman dan berjalan mulus, tapi peningkatan yang signifikan sepertinya diperoleh karena dukungan loyalitas dan militansi partainya dari para kader-kadernya. Namun mungkin karena belum dimulainya kampanyenya yang bersifat terbuka dan terang-terangan, maka masih tampak adem ayem saja. Hasilnyapun belum drastis meningkat tajam, hanya: 16,2%
4. Ahmad Djuanda dan Nandang, masih bersikutet pada nilai yang lama. Sepertinya kerja kader pendukung dan politik api dalam sekam yang pernah disampaikan oleh Ahmad Djuanda belum benar-benar menyala. Mereka masih bermain hatri-hati atau belum efektif berjalan? Karena hasil survey belum kelihatan menggeliat besart, masih pada hasil nilai, 14,9%
5. Sedangkan untuk hasil survey yang lain belum ada, kecuali informasi seperti Dadan Setiawan yang mendapat musibah kecelakaan karena ia menabrak penyeberang jalan kaki sehingga tewas, dan kejadian di Cipendeuy, Mau tak mau ia tertahan di Polsek Cipendeuy, walaupun akhirnya ia dibolehkan keluar karena alasan keluarga istrinya yang sakit, yakni Ibu Mertuanya. Namun Dadan masih dalam pengawasan pihak kepolisian Subang. Tapi dapat dipastikan ia tetap maju mengikuti pilkada, walau hambatan musibah dan tanda-tanda dari Tuhannya tampak di depan mata Dadan. Ia tetap bersikukuh untuk maju bersama pasangannya, Rusdi. Tapi apakah ia mampu, karena survey kami membuktikan ia mendapat penurunan yang drastis dari survey kami. Kini dia hanya mengantongi 8% saja. Dan itu bukanlah hasil yang bagus untuk modal dia menjadi kandidat Bupati Subang.
6. Kabar survey untuk Diding dan Kusbini belum bisa kami sampaikan karena belum lengkap dan memenuhi standar perhitungan kami.
Bila ada yang membutuhkan data dan akurasi survey kami yang paling mutakhir, hubungi saya: Sidik Rizal-021.9346.1965
September 1, 2008 at 1:49 pm
Ngapain ngotot beradu argumen untuk hal-hal yang sudah jelas hujjahnya. Mau pilih pemimpin, yang bagaimana kan sudah ditetapkan oleh hasil musyawarah orang-orang yang kita percaya. Kalo kita melihat sesuatu termasuk seseorang yang kita anggap belum “qualified”, maka sebaiknya kita meneliti dan menyelidiki lebih dahulu dan lebih jauh. dan itu adalah tugas kewajiban kita.
Dan jangan jadikan sebuah perdebatan apalagi peperangan wahai saudaraku karena berbeda pendapat dan berbeda dukungan untuk calon pemimpin. Ingat perpecahan kekhalifahan di jaman para shahabat. Dikarenakan calon pemimpin kita seorang yang kita ketahui kadar dan keimanannya sebatas “APA SAJA” yang kita ketahui dalam waktu singkat bukan berarti kita ketahuyi semuanya tentang dia. Ingatlah, kita baru boleh menyebut saudara kita sebagai orang yang sangat dapat dipercaya dan amanah bila kita pernah:
1. Berhubungan mu’amalah (dagang, bisnis atau sejenisnya) dengan dia dan dia ternyata jujur.
2. Kita pernah mabit (menginap bersama bersama dan mungkin shalat tahjjud bersama, sedikitnya beberapa malam sehingga kita tahu kesehariannya yang sesungguhnya bagaimana ia)
3. Kita tahu persis dia tidak pernah terbukti melakukan perbuatan tercela (maksiat) yang terang-terangan dia lakukan di depan kita dan dia tidak menyesalinya. Kecuali dia menyesalinya maka itu tidak termasuk perbuatan tercela yang menodai pribadi dan kemusliman serta keimanannya.
Kalau ketiga kriteria itu antum jumpai pada kandidat kader Bupati pilihan antum dan mereka benar-benar memenuhi kriteria ketiganya, bolehlah antum “mati-matian” membela dia dengan jihad. Bila tidak, sementara waktu ini (khususnya Ramadhan) janganlah kita beradu argumen yang mungkin lebih banyak menimbulkan “fitnah”.
Ane lebih banyak mengadakan hasil penelitian dan investigasi intelijen tidak menemui banyak hal yang patut untuk diperdebatkan dari masing-masing kandidat yang ber-platform “PERSAUDARAAN MUSLIM”. Percayalah, bila ada hal yang sangat membahayakan persaudaraan maka ane akan memberitahukan antum sekalian.
Baik buat Alex, alied_0909 (cholid AH), Abu Farhat dan ikhwan lainnya. Cool down sementara waktu lebih baik, daripada berdebat antar sesama muslim yang bisa memecah suara. Lihat lawan-lawan antum semuanya yang non-islami (bukan berarti mereka non-muslim) dalam berpolitik dan menjalankan roda pemerintahan, nah itulah yang paling penting dan perlu untuk diantisipasi.
September 2, 2008 at 9:07 am
Jazakalloh khoiron katsiron
wasalamu’alaikum.
(alied_0909@yahoo.co.id)
September 2, 2008 at 2:38 pm
Cing geuningan meuni rae yeuh….. ngiluan ahhh….
Memang teui asuo akal… ari PKS ngusung Bambang jeung si lucy mah…
Kahiji…. abah satuju jeung jang Alex… Bambang teh lain kader PKS… mun teu salah mah kader Golkar…. tug nepi ka pilbup periode kamari manehna diajukeun ku GOLKAR…. naha ari ayeuna jol asup ka PKS … kan teu kaharti…. Boa-boa PKS siga parpol nu sejenna .. maen duit….. ihhh amit-amit….
Kadua…. Lalaki teh kudu jadi pamimpin…. ehhhh…. geuning PKS kalah ngusung si Lucy nu jelas2 AWEWE…. Ceunah kacaritakeun PKS teh partai Islam….. Geuning kalah kitu kalakuanana…. Euweuh kitu calon pamimpin lalaki nu alus ti PKS…?????? Karunya pisan…..
Katiluna…. ka si sidik Rijal…. tong ngaluarkeun data2 nu euweuh dasarna …. Inget ku maraneh kabehanana… perjuangan rasulullah waktu Perang Badar….. Sanajan pasukan Rasulullah saeutik teh geuning meunang perang…..
Tah kulantaran kitu…. PKS sing MAWAS DIRI… Ceuk incu abah nu aya di Bogor…. Pasangan PKS di Bogor … BABAK BELUR…!!! meunang sora ge pangsaeutikna….
Hayu urang adu jajaten… jeung calon abah…. KUSBINI – ERYANTO….
September 2, 2008 at 5:07 pm
kepada Kang Sidik Rijal,
terima kasih atas segala infonya, mudah2an segala niat baik kita menjadi penunjang untuk kemajuan Subang yang lebih baik dan agamis.
alhamdulilah hari ini, selasa 02 September 2008, Pasangan KH. Ahmad Djuanda-Ir. Nandang Sudrajat telah ditetapkan menjadi Calon Bupati SUbang yang akan Ikut Pilbup Subang 2008.
kami merasa capek dan harus sabar, karena telah disebarkan isu ke seluruh Subang, bahwa KH. Ahmad Djuanda tidak lolos. Akhirnya, hanya kata Alhamdulillah yang pantas kami ucapkan.
Politik api dalam sekam sulit terdeteksi oleh para peneliti. Kalau terdeteksi, berarti peneliti itu benar-benar prof dan memliki jaringan dan metode yang mengakar.
kami tunggu, info-info selanjutnya!!!
September 5, 2008 at 5:12 pm
Utk Alied. Ucpan Takbir bgi saya adlh ssuatu yg Sakral. Shngga jgn skali2 diMURAH-MAREH /digunakan oleh siapapun apalagi oleh komunitas brbasis religius utk hal2 yg kcenderungan dlm plksanaan & hsilnya kontradiktif dgn citra & norma agama. Pan isin ku urang kafir he.he.!. Tdk ada mksud istihza aplgi kpd sang Sgala Maha… Astagfirlloh.. !. Salut klau hal tsb dsarnya ideologis smata,
tdk ada ada unsur hedonis, (fenomena yg lg mrak!). Punten ah… bilih ngajantenkuen under estimate..
He..he..
September 6, 2008 at 4:12 am
Orang PKS ngan ukur bisa ngajual TABKBIR !!!!
September 9, 2008 at 2:55 pm
assalamu’alaikum ikhwati rahimakumulloh…
ramadhan bulan yang suci dan penuh berkah, marilah kita isi dan hiasi bulan in dengan amal sholih kita… satu sama lain punya kekurangan dan kelebihan. mari kita sama-sama benahi diri, terkadang kita sibuk ngoreksi orang lain tapi diri dan hati kita penuh dengan lumpur kedengkian.
Jika hati ini seringkali jengkel,
Jadikan ia jernih sejernih XL,
Jika hati ini seringkali iri,
Jadikan ia cerah secerah MENTARI,
Jika hati ini seringkali dendam
Jadikan ia penuh kemesraan FREN
Jika hati ini seringkali dengki
Jadikan ia penuh SIMPATI
Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Ya Ramadhan
Bebaskan Diri dari ROAMING dosa,
Raihlah HOKI
Raihlah JEMPOL dari Ilahy
utk akhy/ukhty pes + bambang oge + kasadaya dulur. hidup adalah perjuangan. kita ingat ketika KH.Zainal Musthafa (pahlawan nasional/Tasikmalaya) beserta para santrinya menghadapi tentara jepang. bagaimana mereka (jepang) ketika mendengar gemuruh takbir… mereka lari terbirit-birit. mereka lari lapor ke Tentara indonesia. yang akhirnya orang pribumi/ orng indonesia sendiri yang di perangi…
begitu mulianya kalimat itu… dari pada teriak … slanker… slanker… slanker,,, ??? hapunten bilih aya cariosan anu kirang merenah…
wassalamu’alaikum
September 9, 2008 at 7:30 pm
Mmang krang mrenah & mlah bisa mrendhkan keSAKRALan ucapan Takbir klau aplikasinya salah. Klau referensinya perang kmerdkaan (sihoreng…!)asa di luar konteks euy !. Jgn samakan sikon para syuhada pd saat itu dgn sikon ’sbgian’ politisi saat ini,di mana sok aya antara urusan sajadah &haramjadah kdang2 sok pabaliut, Istiqomah eleh ku Hedonisme. Punten ah…!
September 10, 2008 at 4:53 am
sadayana balik ke pribadi masing2. kanggo akh pes hatur nuhun masukanana . sakali deui hapunteun. salaku manusa nuseeur khilaf sareung dosa. ramadhan syahrun mubarok…
wasalam…
September 16, 2008 at 6:06 am
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum ka sadayana.
Dina sasih Romadhon ieu, saena urang ngomantar hal-hal nu mangfaat wae. Lebar ku shaum urang. Sim kuring reugreug ningal para pamilon Pilkada Sbg 2008 nu sakitu sumangetna dina launching dinten Salasa 16 September. Kayungyun ku masarakat Sbg nu demokratis. Mung nya kitu, unjuk uninga, tuturkeun wae hate urang nu bersih, akal nu sehat. Ngawangun Sbg sanes padamelan enteng. Ngamajukeun masarakat Sbg sanes padamelan samanea. Ku kituna, umajak ka diri pribadi sareng kulawargi, hayu urang pilih calon nu sholeh/ah, pangalaman, luhung elmu, ngariksa diri tina maksiat, sareng nu tara seueur jangji. Abdi mah da keur diajar jadi muslim nu taat, bade milih nu dirojong ke Partai nu bersih, nu tara aneh-aneh, nu sok mentingkeun arangkat ka pangaosan. Hatur nuhun kasadayana.
September 16, 2008 at 10:47 am
alhamdulillah …
pami sadaya urang subang ngagaduhan sikap sapertos antm insyaAllah jigana sareung mudah mudahan tercipta masyarakat subang anu bersih, aman, tentram sareung sejahtera….
September 17, 2008 at 4:45 am
Muhun, ana oge sedih pas kenging selebaran gelap (ti nu ngatasnamikan salah sawios calon) eusina kirang raos kangge PKS (ngusik ukhuwah islamiyah), mudah-mudahan Allah SWT ngahapunten.
Sok sanaos tos kaidentifikasi pelakuna, insya Allah, Allah SWT langkung uninga, “faman ya’mal mitsqola dzarrahin khairan yaroh..” Ana oge teu nyangki…
Alhamdulillah pa dokter Encep (MPD PKS) masihan wawadi ka kader-kader sangkan sadaya kader PKS dipasihan kasabaran dina ujian fitnah sareng celaan-celaan nu baris tumiba ka PKS, komo deui pami tos caket kana hari pencoblosan. Anjeuna ngutip sababaraha ayat al-qur’an:
1. kedah tsabat, hartosna disiplin, sungguh-sungguh, sareng teu galideur sok sanaos seueur celaan atanapi cobaan.
2. kedah nyeueurkeun dzikrullah, supados tiasa nentremkeun hate, komo dina suasana nu seueur hujatan sareung celaan
3. kedah tetep berpegang kana rambu-rambu Allah sareng Rasulna dina berjuang, termasuk dina ajang pilkada ayeuna. ulah dugi ka kaluar tina atikan sareng etika salaku muslim, komo saling mengejek atau menghujat mah.
4 kedah sabar dina berjuang, insya Allah mudah-mudahan urang mencapai keberhasilan..
(diresume tina hasil pertemuan pengurus dpc se cada-2 di jalancagak)
mudah-mudahan tiasa janten support kangge seluruh kader dan simpatisan PKS dina nandangan ujian, hujatan, sareng celaan dina mayunan Pilbup ayeuna.
jazakallah
September 18, 2008 at 7:32 am
Atuh da salahna sorangan make teu nyalonkeun kader sorangan, yeuh.. loba nu kecewa, nu jaruh ku lantaran hal eta. Sbgian pngurus Pinter kabalingeur,teu bisa diandeulkeun, agama tong sok dijieun tameng wae atuh… !
September 18, 2008 at 9:01 am
Sssttt….. tos teu kenging seueur nyarios kamana-mana lidah teh sok langkung seukeut tibatan peso. pami tea mah puasa teh bulan nu suci, cik atuh tong di kotoran ku cariosan anu kirang pantes. lidah, tangan dsb juga mesti puasa bukan hanya nahan lapar aja. wallohua’lam..
September 29, 2008 at 8:00 am
kunjungi imas-aryumningsih.blogspot.com
Oktober 4, 2008 at 12:29 pm
Ah….. pek weh rek ngaromong naon wae oge. keur kami mah euweuh nu kapake kabeh oge. Meunang nu itu kami mah angger kudu meuli minyak tanah……, meunang nu ieu angger kudu buburuh….., mending ngimpor bupati jeung wabup ti nagara Amarta pasti Subang jadi Kabupaten anu Gemah Ripah Loh Jinawi.
Tapi sanajan kitu mun para BOBOTOH rek ngAdu jago ulah rek make otot… Kader partai, tim sukses jeung nusejena kudu lapang dada mun jagona KEOOOK. Nu meunang ulah nepak dada.
Kaunggulan eta mangrupa kaunggulan rayat subang, lain kaunggulan keur pribadi.
Urang saksian ku sararea naha KANJENG DALEM periode 2008-2013 leuwih alus ti KANJENG DALEM SAMEMEHNA ? Atawa sabalikna ?
Oktober 4, 2008 at 12:35 pm
Ah….. pek weh rek ngaromong naon wae oge. keur kami mah euweuh nu COCOK kana hate kabeh oge. Sabab Meunang nu itu kami mah angger kudu meuli minyak tanah……, meunang nu ieu angger kudu buburuh….., mending ngimpor bupati jeung wabup ti nagara Amarta pasti Subang jadi Kabupaten anu Gemah Ripah Loh Jinawi.
Tapi sanajan kitu mun para BOBOTOH rek ngAdu jago ulah rek make otot… Kader partai, tim sukses jeung nusejena kudu lapang dada mun jagona KEOOOK. Nu meunang ulah nepak dada.
Kaunggulan eta mangrupa kaunggulan rayat subang, lain kaunggulan keur pribadi.
Urang saksian ku sararea naha KANJENG DALEM periode 2008-2013 leuwih alus ti KANJENG DALEM SAMEMEHNA ? Atawa sabalikna ?
Oktober 4, 2008 at 1:11 pm
ulun umbul kamu kok 2 kali ngirim ? kasian deh luh…. makanya jadi orang jangan gaptek. Tapi aku setuju kok pendapat kamu.
Oktober 10, 2008 at 2:06 am
Mudah-mudahan, Allah SWT merestui. Amiinn…
Oktober 11, 2008 at 3:18 pm
Assalamualaikum warohmatulohi wabarokatuh…
aduh tos lami nembe gabung deui. HApunteun sabudayaning kalepatan ti luhur sausap rambut ti handap sausap dampal. ka kang ulun umbul teras kang pituin terutami na mah ka mang oon wilujeung boboran. mulai dari nol ya pak. teu kenging kasar teuing atuh mang oon. terima kasih atas tai kucingna mangga nyangga keun do’a na. mudah mudahan mang oon kenging hidayah sareung taufiq-NA.amiin
November 2, 2008 at 7:02 pm
Sami di dieu oge geuning tiiseun…! Kamarana atuh…? Teg4r 4meh j4ngl4r…