Ponsel Feminim Dengan 3G

Kali ini penulis menjajal ponsel Nokia 3120 Classic lantas membedahnya untuk menyingkap kelebihan dan kekurangannya. Ponsel ini hadir dalam bentuk candybar yang simpel. Fokus pada bentuk dengan desain oval pada sekujur lekuk bodi bawah, ponsel ini tampil sedikit feminim.

Ihwal ketajaman warna, display Nokia 3120 Classic mengusung LCD TFT 16 juta warna. Tak heran, interfacenya lebih terang, tajam dan jernih didukung layar 2 inci pada resolusi sama. Lantas didukung kamera 2 megapiksel (1600×1200 piksel). Sayang, takmendukung auto fokus. Nokia 3120 Classic pun bisa merekam video. Resolusi maksimal video rekaman kedua ponsel ini adalah 352×288 piksel (CIF).

Menyelami fitur ponsel ini lebih dalam, penulis menemukan fungsi multimedia sudah dibenamkan di dalamnya. Sektor ini tampaknya sudah jadi kelengkapan wajib bagi keduanya untuk menyerap peminat. Fasilitas hiburan cukup komplit tersemat mulai dari player musik, player video, radio FM hingga games. Kelemahan di sektor musik adalah hanya sebuah headsfree (headset) mono yang disertakan dalam paket penjualan.

Satu sektor keunggulan Nokia 3120 Classic adalah sudah mendukung layanan 3G. Tak heran, kamera VGA sudah tertancap di bagian depannya. Ada aplikasi seperti Opera Mini dan Yahoo! Go untuk melengkapi jelajah dunia maya. Lebih mutakhir dengan Bluetooth v2.0 serta slot microsSD untuk perluasan kapasitas penyimpanan. Dari segi kekuatan baterai, Nokia 3120 Classic bisa bertahan dua hari dalam pemakaian normal. Harganya sekitar Rp 1.750.000.

(Hari Pitrajaya)